Jumat, 24 Desember 2010

NATAL...




Natal……………
Masihkah disebut Natal disaat lagu malam kudus lupa dikumandangkan………
Masihkah disebut Natal disaat tidak ada kado-kado Natal………………
Masihkah disebut Natal disaat tidak ada sepucukpun kartu natal buat kita………
Masihkah disebut Natal disaat tidak ada pohon natal, tidak ada santa claus atau bahkan tidak ada pernak-pernik natal di sekitar kita………..

…………………lalu apa arti Natal yang sebenarnya?

Natal adalah sebuah penggenapan janji Ilahi…….
Sang Pencipta……..menyusut……….menyusut………………dan menyusut……….
Menjadi satu sel telur yang telah dibuahi oleh kuasa Ilahi di dalam rahim anak dara.
Sang Pencipta…….entah apa yang Dia pikirkan…….telah menjadi mamalia, sama seperti kita…………ironis dan sulit dicerna memang, tapi itulah pilihan radikalNya.

Dia dilahirkan di sebuah kandang yang hina, beralaskan palungan, di sebuah kota kecil Betlehem di malam yang dingin dan mencekam….dikejar-kejar untuk dibunuh.
KelahiranNya hanya disaksikan oleh para gembala, orang-orang sederhana yang tidak terpandang di masyarakat,.

Namun saudaraku………..di malam itu, 2000 tahun yang lalu, di kota kecil Betlehem itu………telah menjadi malam yang paling penting dalam sejarah umat manusia……………………..dan telah menjadi pemisah sejarah umat manusia……

Dia datang karena bagi Dia, aku dan kamu sangatlah berharga………
Dia datang membawa pengampunan di dalam kasih karuniaNya…………..
Dia datang dalam segala kesederhanaanNya…………………………..

Inilah pesan Natal…………………………………
selamat menyambut Natal saudaraku!!!!!!!!!!



Yogyakarta, 24 Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar